GEMBONG BARANG ILEGAL TAK TERSENTUH HUKUM.


Journalmonitor.net,Batam 02/10/2018,Praktik pengiriman barang ilegal dari pelabuhan tikus yg berada di Punggur dalam Batam sudah lama beroperasi hingga kerugian pemerintah diperkirakan milliaran rupiah setiap harinya lewat perpajakan (PPN),

Jenis barang yg dikirim keluar kota Batam ini ke pulau pulau lainnya baik ke luar negeri ,terlihat berbagai jenis seperti sepatu merk luar negeri dan kosmetik berbagai macam ,dan begitu juga barang yg masuk dari luar kota melalui jasa laut dan udara seperti bawang merah dan bawang putih hingga peralatan elektronik dan macaman lainnya,

Kini salah satu pelabuhan yg bergerak di bidang bongkar muat ikan menyelinap praktik pengiriman barang ilegal dan di sinyalir memanfaatkan kesibukan pelabuhan tersebut agar terkesan tidak ada kegiatan ilegal di sana,

Dan sejauh ini aparat penegak hukum seperti Syahbandar bea dan cukai dan pihak kepolisian terkesan takut untuk menindak nya,
Terkesan janggal bila melihat bebas nya para gembong barang ilegal ini dan tidak bisa di sentuh oleh hukum,

Sala seorang warga yg tinggal di sekitar pelabuhan tersebut dan yg pernah menjadi kuli bongkar muat disana yg namanya enggan disebutkan menuturkan kepada awak media ini  klu kegiatan ini banyak oknum yg berkepentingan sehingga mereka ini bebas bermain di darat mau pun di laut.

Masih kata dia biasanya 1x dalam satu Minggu yg berkepentingan itu datang menemui para bos bos yg ada di Punggur ini tutupnya. (GS)