Gawat...!!! Penambang Pasir Illegal Tak Tersentuh Hukum

Nongsa teluk mata ikan serasa tidak bagian dari kawasan hukum kota batam, melihat dari hari ke hari dan tahun ke tahun di lokasi teluk mata ikan kecamatan Nongsa ini terlihat para pebisnis pasir yg di duga ilegal ini sangat bebas,

Hasil investigasi awak media ini di lokasi tersebut terdapat bukit yang sudah runtuh dan berakibat bahaya karena hasil sisa olahan pasir tersebut merupakan lumpur hidup yang dimana bisa membahayakan bagi warga yang menggunakan sebagian lokasi sebagai jalan lalu lalang untuk aktivitas sehari-hari,

Dan salah seorang pekerja disana yg dapat di wawancarai awak media ini yang namanya enggan disebutkan, awak Media ini bertanya,mas tidak takut bekerja disini sebagai tukang sekop sementara kalau ada petugas yang datang menertibkan pasti sampean di bawa juga Lo mas,,?

Beliau menjawab maaf ya pak bukan nya sombong kalau di lokasi ini saya rasa tidak ada yang mau datang karena bos kami mengerti dengan bagi bagi bukan hanya tambah tambah jadi kecil kemungkinan aparat penegak hukum nyampai di lokasi ini tuturnya,Rabu 20/11/2018

Masih kata dia jadi kalau bapak mau buat beritanya silahkan pak kami akan tetap bekerja dan silahkan bapak lihat setelah bapak buat beritanya bapak turun lagi ke teluk ini dan lihat reaksinya tutupnya,

Dan awak media ini mencoba bertanyak tentang bagi bagi yang disebutkan dia,mas sama siapa aja bagi baginyamas,,?
Dia menjawab, ah Abang mau tau aja semua maaf bang sy mau bekerja tutupnya sambil meninggalkan awak media ini,

Sementara instansi terkait seperti BP Batam dan dinas lingkungan hidup (DLH) belum dapat di konfirmasi awak media ini hingga berita ini di terbitkan, (GS).