Hutan Mangrove di Dapur 12 Kelurahan Sei Pelungut Tertimbun Tanah





jurnalmonitor.net Batam
Dalam pantauan/investigasi awak media ini dilokasi tepatnya di dapur 12 kecamatan sagulung kelurahan sei pelunggut Batam, terlihat lokasi hutan mangrove yang sebelumnya terlihat hijau dan kini tertutup oleh tanah timbunan yang sangat memprihatinkan akan kerusakan ekosistem hutan mangrove,

Disaat awak media ini tiba di lokasi lahan tersebut dan mengambil fhoto untuk melanjutkan konfirmasi kepada pihak pengelola,tiba-tiba seseorang yang berada di lokasi menghampiri awak media ini yang di duga sebagai pengelola (13/08/2019)

Dan terkesan menghalangi pekerjaan jurnalis, karena ada larangan untuk pemberitaan media terkait lahan tersebut dan dilokasi tersebut tidak ada lagi aktivitas ditemui awak media ini,

Tolong jangan di beritakan bang dan jangan ada merekam pembicaraan ini,karena kami disini hanya pelebaran lahan untuk kampung tua ucapnya,

Disaat awak media ini ingin konfirmasi kepada yang diduga sebagai pengelola terkait perijinan yang dimiliki,
Awak media ini tidak ada  melihat atau mendengar satu keterangan tentang keperijinan dari instansi terkait hutan mangrove.

Sementara di waktu yang sama awak media ini mengkonfirmasi kepada salah satu dari  pihak BP Batam dan pihak instansi kehutanan kota Batam lewat  WhatsApp pribadinya belum ada tanggapan hingga berita ini di terbitkan,

Sementara itu dalam pembabatan hutan mangrove dengan berbagai alasan jelas melanggar ketentuan perundang undangan UU 41 thn 1999 tentang kehutanan dan UU RI no 32 thn 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,  sementara sesuai pasal 36 ayat 1 setiap usaha atau kegiatan wajib memiliki AMDAL atau UKL dan UPL dari dinas terkait, sementara kegiatan tersebut di duga tidak memiliki ijin tentang hutan mangrove dan lingkungan hidup dan terkesan mengkangkangi semua UU yang berlaku.

(G,Sirait)